Jumlah AKI di Indonesia masih tergolong tinggi dibandingkan dengan negara-negara lain di Asia Tenggara. Salah satu inisiatif pemerintah untuk mengurangi angka kematian ibu adalah dengan memberikan Buku KIA kepada setiap ibu yang tengah hamil, di mana buku tersebut sudah memuat panduan untuk kesehatan ibu dan bayi. Namun, terdapat kekurangan informasi yang diterima oleh ibu hamil mengenai tanda-tanda bahaya selama kehamilan, yang merupakan faktor krusial dalam mengambil langkah-langkah pengobatan bagi ibu hamil yang mengalami masalah. Oleh karena itu, sangat penting untuk memberikan informasi mengenai tanda bahaya kehamilan melalui sarana yang efektif. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Hasil dari penelitian diketahui Distribusi frekuensi responden menurut pengetahuan baik sebanyak 22 responden (73.3%), cukup sebanyak 5 responden (16.7%) dan kurang sebanyak 3 responden (10.0%). Kesimpulan: Sebagian besar responden berpengetahuan baik. Saran: Diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi ibu hamil agar lebih waspada terhadap tan.da bahaya khususnya kehamilan.
Copyrights © 2025