Perencanaan pengembangan sumber daya manusia (SDM) menjadi isu strategis dalam penguatan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di tengah tuntutan globalisasi dan reformasi birokrasi. Salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas ASN dilakukan melalui program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ke luar negeri, yang melahirkan diaspora ASN dengan kompetensi global. Namun, potensi diaspora ASN tersebut belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal dalam sistem birokrasi nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan pengembangan SDM melalui pemanfaatan diaspora ASN penerima beasiswa LPDP di Jepang, serta mengidentifikasi peluang dan tantangan integrasi kompetensi mereka pasca studi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui kajian literatur, dokumen kebijakan, dan publikasi resmi terkait pengelolaan ASN dan program LPDP. Hasil kajian menunjukkan bahwa diaspora ASN memiliki potensi besar dalam transfer pengetahuan, inovasi, dan penguatan jejaring internasional. Namun, keterbatasan perencanaan SDM, ketidaksesuaian penempatan kerja, serta belum optimalnya kebijakan succession planning menjadi tantangan utama. Oleh karena itu, diperlukan strategi perencanaan SDM yang terintegrasi, sistematis, dan berbasis kompetensi guna mengoptimalkan kontribusi diaspora ASN dalam meningkatkan kualitas birokrasi dan pelayanan publik di Indonesia.
Copyrights © 2025