Penelitian ini menganalisis dampak urbanisasi sirkuler mahasiswa UNIMED terhadap hubungan mereka dengan lingkungan sekitar kampus. Urbanisasi sirkuler, berupa mobilitas bolak-balik mahasiswa dari daerah asal ke Medan, terbukti memengaruhi aspek sosial, ekonomi, dan psikologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpindahan mahasiswa didorong oleh kombinasi faktor fasilitas pendidikan yang lebih baik dan aspirasi pengembangan diri, sehingga urbanisasi sirkuler sekaligus meningkatkan kemandirian dan wawasan budaya, tetapi juga menimbulkan tekanan psikologis, beban biaya hidup, risiko pergaulan, dan potensi jarak sosial dengan warga. Dengan menggunakan teori mobilitas sosial, culture shock, interaksi simbolik, dan stres lingkungan, penelitian menyimpulkan bahwa mobilitas mahasiswa, keterlibatan sosial-ekonomi, dan integrasi dengan warga lokal saling berkaitan dan membentuk dinamika kehidupan bersama yang kompleks di sekitar kampus UNIMED.
Copyrights © 2025