Permasalahan utama pembelajaran IPAS di sekolah dasar adalah rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep Bentang Alam dan Profesi yang abstrak, sehingga sulit membedakan bentuk muka bumi dan menghubungkannya dengan aktivitas ekonomi. Minimnya media visual dan dominasi metode ceramah menyebabkan keterlibatan siswa rendah serta hasil belajar belum tuntas.Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN Cimirun melalui model Cooperative Learning tipe Jigsaw berbantuan flashcard. Menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart dalam dua siklus, meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek 18 siswa. Data dikumpulkan via pre-test, post-test, dan observasi.Hasil Nilai rata-rata pre-test 27,7 meningkat ke 61,1 pada post-test siklus I, meski belum semua tuntas. Siklus II, setelah perbaikan, mencapai 100 dengan semua siswa tuntas. Aktivitas belajar meningkat, termasuk diskusi dan penjelasan materi. Kesimpulannya Model Jigsaw dengan flashcard efektif meningkatkan hasil belajar dan partisipasi. Implikasi: Media visual sederhana plus strategi kooperatif menjadikan pembelajaran IPAS lebih menarik, interaktif, dan mudah diterapkan guru di sekolah dasar.
Copyrights © 2025