Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran organisasi Mahasiswa Bojonegoro Nde Semarang (MABES) dalam mengatasi homesickness pada mahasiswa perantau asal Bojonegoro yang menempuh pendidikan di UIN Walisongo Semarang. Menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis, penelitian ini melibatkan empat mahasiswa perantau yang memenuhi kriteria purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa homesickness dialami secara multidimensi, mencakup aspek somatik, perilaku, kognitif, dan emosional. MABES berperan signifikan sebagai sumber dukungan sosial yang membantu mahasiswa mengelola tekanan psikologis melalui kegiatan sosial, kebersamaan, serta lingkungan kekeluargaan yang menyerupai “rumah kedua”. Dukungan tersebut memfasilitasi regulasi emosi, reframing kognitif, peningkatan motivasi, dan adaptasi perilaku yang lebih sehat. Secara keseluruhan, kehadiran MABES terbukti memperkuat proses adaptasi mahasiswa perantau dan mengurangi intensitas homesickness.
Copyrights © 2025