Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesenjangan antara kemampuan hafalan Al-Qur’an dan aktualisasi akhlak Islami siswa, serta belum tergambarnya nilai-nilai aksiologis dalam program tahfidz. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran tahfidzul Qur’an dalam membentuk akhlak Islami melalui pendekatan aksiologis. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan data yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap guru, siswa, pimpinan madrasah, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahfidz berperan dalam pembiasaan nilai moral, spiritual, dan sosial, meskipun internalisasi nilai belum merata pada seluruh siswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan adab, motivasi, dan dukungan lingkungan dalam keberhasilan program tahfidz
Copyrights © 2025