Penelitian ini bertujuan menilai pengaruh permainan tradisional terhadap kemampuan gerak dasar siswa kelas V SDN Wiyung 1/453 Surabaya. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain non-randomized control group pretest–posttest. Kemampuan gerak diukur menggunakan Tes MOBAK yang mencakup Gerak Benda dan Gerak Diri. Hasil pretest menunjukkan kemampuan awal kedua kelas relatif setara. Setelah perlakuan berupa permainan gobak sodor dan boy-boyan, kelas eksperimen mengalami peningkatan lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Uji Mann–Whitney menunjukkan nilai Asymp. Sig. 0,000, sehingga permainan tradisional berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kedua domain gerak. Analisis persentase juga menunjukkan kenaikan lebih besar pada kelas eksperimen. Temuan ini menunjukkan bahwa permainan tradisional dapat menjadi alternatif pembelajaran PJOK yang menarik, relevan, dan mendukung pelestarian budaya.
Copyrights © 2025