Masa transisi dari siswa sekolah menengah menjadi mahasiswa baru menimbulkan tuntutan akademik, sosial, dan emosional sehingga mahasiswa perlu menyesuaikan diri dengan lingkungan serta sistem pembelajaran baru. Kegagalan penyesuaian dapat menurunkan prestasi akademik dan kesejahteraan psikologis. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan efikasi diri dan penyesuaian diri mahasiswa baru. Metode kuantitatif deskriptif digunakan dengan uji korelasi Gamma. Sampel diperoleh melalui Simple Random Sampling terhadap 97 mahasiswa. Instrumen penelitian meliputi Self Efficacy Scale dan Student Adaptation to College Questionnaire. Hasil analisis menunjukkan hubungan positif signifikan antara efikasi diri dan penyesuaian diri dengan koefisien r = 0,889 dan p-value = 0,000. Penelitian ini menunjukkan semakin tinggi efikasi diri, semakin baik penyesuaian terhadap lingkungan perguruan tinggi. Disimpulkan bahwa efikasi diri berperan penting membantu mahasiswa baru menghadapi tuntutan akademik dan sosial. Hasil ini memberikan implikasi praktis bagi pengembangan program pendampingan mahasiswa baru berbasis peningkatan efikasi diri di perguruan tinggi sebagai upaya mendukung keberhasilan adaptasi akademik berkelanjutan mahasiswa baru.
Copyrights © 2025