Kebugaran fisik mengacu pada kondisi fisik seseorang yang memungkinkan tubuh untuk melakukan aktivitas sehari-hari secara efektif tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan. Observasi awal terhadap peserta didik kelas enam di SDN Sememi II Surabaya mengungkapkan bahwa sebagian besar dari mereka memiliki tingkat kebugaran fisik yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat kebugaran fisik peserta didik kelas enam menggunakan Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN) untuk usia 11-12 tahun, yang meliputi V Sit and Reach, Sit-Up 60 detik, Squat Thrust 30 detik, dan tes PACER. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan desain survei. Populasi terdiri dari 98 peserta didik (44 laki-laki dan 54 perempuan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 68 peserta didik (69,4%) termasuk dalam kategori “kurang”, 26 peserta didik (26,5%) berada dalam kategori “cukup”, 3 peserta didik (3,1%) berada dalam kategori “baik”, dan 1 peserta didik (1%) berada dalam kategori “baik sekali”. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa mayoritas peserta didik kelas enam di SDN Sememi II Surabaya memiliki tingkat kebugaran fisik yang dikategorikan kurang.
Copyrights © 2025