Perkembangan kecerdasan buatan menghadirkan tantangan epistemologis dan etis bagi ilmu pengetahuan kontemporer. Penelitian ini mengkaji tantangan-tantangan tersebut serta peran pendidikan Islam dalam meresponsnya. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap literatur terkait disrupsi teknologi, krisis moral akademik, dan epistemologi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disrupsi teknologi AI menggeser produksi ilmu dari manusia ke mesin, menimbulkan krisis integritas akademik seperti plagiarisme dan manipulasi data, serta memunculkan pergeseran paradigma epistemologis. Pendidikan Islam menawarkan solusi melalui integrasi wahyu dan akal, penguatan etika keilmuan berbasis adab, dan humanisasi ilmu berdasarkan prinsip tauhid. Masa depan ilmu pengetahuan memerlukan integrasi ilmu dan moral, pendekatan interdisiplin, pemanfaatan inovasi disruptif secara etis, dan humanisasi berbasis nilai kemanusiaan.
Copyrights © 2025