Penelitian ini membahas strategi pemasaran politik pasangan Al Haris–Abdullah Sani dalam Pemilihan Gubernur Jambi dengan meninjau proses segmentasi pemilih, metode kampanye, serta pemanfaatan media digital. Penelitian dilakukan dengan metode studi literatur menggunakan data sekunder yang diperoleh dari artikel ilmiah, pemberitaan media, dokumentasi publik, dan teori pemasaran politik. Data dianalisis secara deskriptif untuk melihat pola pendekatan kampanye dan efektivitas strategi dalam memobilisasi dukungan pemilih. Hasil kajian menunjukkan bahwa segmentasi pemilih dilakukan dengan mempertimbangkan aspek demografis, psikografis, sosial-budaya, serta karakteristik kelompok tertentu. Target kampanye difokuskan pada perempuan, kelompok masyarakat lokal, dan pemilih muda. Strategi push marketing terlihat melalui kegiatan blusukan dan tatap muka yang membangun kedekatan emosional dengan warga. Pass marketing diwujudkan melalui dukungan koalisi partai serta jaringan relawan yang memperkuat distribusi informasi kampanye. Sementara pull marketing tampak melalui pemanfaatan media sosial dan influencer milenial untuk menarik perhatian publik serta menciptakan interaksi di ruang digital. Kombinasi ketiga strategi ini berkontribusi pada penguatan citra kandidat dan peningkatan elektabilitas di masyarakat. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi kampanye langsung dan kampanye digital yang berbasis segmentasi pemilih mampu meningkatkan efektivitas komunikasi politik. Temuan ini dapat menjadi rujukan bagi kandidat atau tim pemenangan dalam merancang strategi kampanye pada pemilihan kepala daerah maupun konteks politik lainnya.
Copyrights © 2025