Perkembangan teknologi digital menuntut peserta didik sekolah dasar memiliki literasi digital yang mencakup kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Rendahnya kemampuan siswa dalam memilah informasi, mengenali hoaks, dan menggunakan media digital secara etis menjadi latar belakang dilaksanakannya proyek ini. Tujuan proyek adalah meningkatkan literasi digital siswa kelas V SDN Rawamangun 02 melalui pembelajaran berbasis design thinking dengan pemanfaatan aplikasi Canva. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tahapan empathize, define, ideate, prototype, dan test, serta teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil utama menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam mengidentifikasi informasi valid, membedakan hoaks dan fakta, berkolaborasi secara digital, serta menghasilkan infografis edukatif non-hoaks secara kreatif. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa integrasi literasi digital berbasis design thinking efektif membentuk peserta didik yang kritis, kreatif, dan bertanggung jawab dalam menghadapi tantangan era digital.
Copyrights © 2025