Deteksi dini tumbuh kembang merupakan langkah penting untuk mengidentifikasi secara cepat adanya keterlambatan perkembangan pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan hasil deteksi dini perkembangan motorik, bahasa/bicara, dan sosial-kemandirian pada anak usia 54–60 bulan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif observasional yang dilaksanakan di TK Al Jama’iyah, Medan Denai, Sumatera Utara. Subjek penelitian adalah anak usia 54–60 bulan yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, pemeriksaan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP), pengukuran tinggi badan, berat badan, dan lingkar kepala, serta pemeriksaan daya dengar dan daya lihat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar anak berada pada kategori perkembangan normal, sedangkan sebagian kecil berada pada kategori meragukan. Aspek motorik dan kognitif umumnya berkembang sesuai usia, namun masih ditemukan beberapa keterbatasan pada aspek bahasa dan kemandirian. Temuan ini menunjukkan bahwa deteksi dini perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan seluruh aspek perkembangan anak berkembang secara optimal serta sebagai dasar pemberian stimulasi dan intervensi yang tepat.
Copyrights © 2025