Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media Digital Story Telling terhadap kemampuan berkomunikasi dan retensi pengetahuan siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian terdiri atas 48 siswa kelas IV SDN 007 Bagan Besar yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen (menggunakan Digital Story Telling) dan kelompok kontrol (menggunakan metode konvensional). Data dikumpulkan melalui tes dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan uji t independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada kemampuan berkomunikasi siswa kelompok eksperimen dari rata-rata 61,08 menjadi 78,25, dan pada retensi pengetahuan dari 57,50 menjadi 81,75. Uji t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (<0,05) untuk kedua variabel, dengan perbedaan rata-rata 11,708 pada kemampuan berkomunikasi dan 8,000 pada retensi pengetahuan. Dengan demikian, media Digital Story Telling efektif dalam meningkatkan kemampuan komunikasi dan retensi pengetahuan siswa dalam pembelajaran IPS.
Copyrights © 2025