Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh konsumsi air mineral dalam volume terukur terhadap performa kebugaran jasmani siswa kelas II Sekolah Dasar, mengingat dehidrasi ringan dapat memengaruhi fungsi fisik anak usia sekolah. Menggunakan desain kuasi-eksperimen, 40 siswa dibagi menjadi kelompok intervensi, yang diberikan protokol minum air minimal 8 gelas per hari selama empat minggu, dan kelompok kontrol yang mempertahankan kebiasaan minum harian mereka. Kebugaran jasmani diukur melalui Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) pada fase pre-test dan post-test. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan skor TKJI yang signifikan (p < 0.05) pada kelompok intervensi dibandingkan kelompok kontrol, dengan peningkatan paling menonjol teramati pada komponen daya tahan dan kecepatan. Kesimpulannya, intervensi hidrasi melalui konsumsi air mineral yang memadai memiliki pengaruh positif dan signifikan dalam meningkatkan performa kebugaran jasmani siswa Sekolah Dasar. Hasil ini merekomendasikan implementasi program hidrasi terencana di sekolah sebagai upaya promotif untuk mendukung kesehatan dan kinerja fisik siswa.
Copyrights © 2025