Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan komunitas berbasis pendidikan Islam dengan fokus pada penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM). Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi lapangan, wawancara, observasi, dan analisis dokumen pada berbagai institusi pendidikan Islam seperti majelis taklim, pesantren, dan lembaga filantropi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan dilakukan melalui strategi pendidikan, pelatihan keterampilan, pengembangan ekonomi kreatif, dan integrasi nilai-nilai keislaman. Faktor pendukung utama meliputi partisipasi aktif masyarakat, loyalitas anggota, dan permintaan pelatihan, sedangkan hambatan utamanya adalah keterbatasan fasilitas, koneksi eksternal, dan ketergantungan pada pihak lain. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa penguatan kapasitas SDM melalui pendidikan Islam yang terintegrasi dengan pelatihan ekonomi dan nilai-nilai religius mampu meningkatkan kemandirian, karakter, dan kesejahteraan komunitas secara berkelanjutan, asalkan tantangan strategis dapat diatasi secara kolaboratif dan inovatif.
Copyrights © 2025