Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi bagaimana budaya organisasi dan pertukaran pengetahuan mempengaruhi inovasi pekerja Mie Gacoan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi yang kuat yang menggabungkan orientasi pasar dan kekeluargaan adalah faktor utama yang mendorong perilaku kreatif karyawan di tengah tekanan operasional yang tinggi. Sharing pengetahuan, baik melalui mekanisme formal seperti briefing harian maupun informal melalui transfer pengetahuan tacit, berfungsi sebagai katalisator untuk mengubah kemampuan intelektual individu menjadi modal inovasi kolektif. Ekosistem yang mendukung kebiasaan kerja inovatif (IWB) melalui inovasi proses inkremental untuk meningkatkan efisiensi diciptakan oleh kombinasi budaya yang mendukung dan aliran informasi yang lancar.
Copyrights © 2025