Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam industry penyiaran, khususnya pada pengelolaan produksi siaran radio dan televisi. Transformasi ini menuntut media penyiaran untuk beradaptasi dengan pola kerja yang lebih terintegrasi, berbasis teknologi digital, serta berorientasi pada kebutuhan dan perilaku audiens. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep manajemen produksi siaran di era digital, meliputi tahapan pra produksi siaran di era digital, meliputi tahapan pra produksi, produksi, dan pascaprroduksi, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang yang dihadapi media penyiaran, khususnya media lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah mengkaji berbagai sumber pustaka berupa buku, jurnal ilmiah, dan sumber daring yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa digitalisasi dan konvergensi media mendorong perubahan dalam perencanaan program, struktur kerja tim produksi, serta strategi distribusi konten melalui berbagai platform. Namun, media penyiaran lokal masih menghadapi kendala berupa keterbaasan sumber daya manusia yang kompeten di bidang digital, keterbatasan infrastruktur teknologi, serta tekanan ekonomi akibat persaingan dengan platform digital global. Oleh karena itu, diperlukan strategi manajemen produksi yang adaptif, inovatif, dan terintegrasi agar media penyiaran radio dan televisi tetap relevan serta mampu mempertahan eksistensinya di tengah dinamika era digital.
Copyrights © 2025