Perkembangan sosial emosional anak usia dini merupakan fondasi penting bagi pembentukan karakter, kesejahteraan psikologis, dan kesiapan belajar anak. Perkembangan teknologi digital yang pesat telah mengubah pola interaksi sosial dan pengalaman emosional anak usia dini. Media digital memiliki potensi sebagai sarana stimulasi dan pembelajaran sosial, namun juga berisiko menghambat empati, regulasi emosi, dan interaksi sosial langsung apabila tidak disertai pendampingan. Artikel ini bertujuan menganalisis pendekatan-pendekatan psikologis dalam pembentukan sosial emosional anak usia dini di era digital melalui kajian literatur sistematis. Metode penelitian menggunakan systematic literature review terhadap artikel nasional dan internasional bereputasi yang diterbitkan pada periode 2015–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan Erikson, Vygotsky, Piaget, Goleman, dan Bronfenbrenner saling melengkapi dalam menjelaskan dinamika sosial emosional anak di lingkungan digital. Temuan menegaskan pentingnya kualitas interaksi digital, pendampingan orang dewasa, serta integrasi pembelajaran sosial emosional berbasis teknologi dalam layanan PAUD.
Copyrights © 2025