Pergeseran media radio televisi ke media sosial memberikan dampak yang signifikan terhadap bagaimana informasi tersebut dibuat dan dikonsumsi oleh masyarakat, umumnya kajian ini menggunakan studi literatur untuk mempelajari perbedaan cara kerja media radio televisi dan media sosial. Radio dan televisi yang cenderung bersifat satu arah dalam proses menyampaikan informasi, serta kedua media ini dikendalikan penuh oleh lembaga resmi penyiaran sehingga pengguna dari kedua media ini cenderung pasif dalam menerima konten yang diberikan. Lain halnya dengan media sosial, dengan hadirnya sistem digital hingga jejaring sosial dalam kehidupan masyarakat membuat masyarakat dapat turut aktif sebagai pembuat informasi maupun penikmat informasi sekaligus (komunikasi dua arah). Dalam media sosial menyediakan fitur cepat, fleksibel, hingga ruang partisipasi masyarakat yang dibuat lebih luas dibandingkan platform penyiaran. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa digitalisasi bukan hanya dapat mengubah aspek penyampaian informasi, tetapi juga pola komunikasi, interaksi, serta proses pembentukan opini publik masyarakat. Dengan perubahan ini membuat pengguna media bisa lebih terbuka dan aktif.
Copyrights © 2025