Cerita anak merupakan salah satu karya yang penting dalam mendukung perkembangan Bahasa dan karakter siswa sekolah dasar. Oleh karena itu, cerita anak menarik untuk dikaji dari sisi kebahasaan. Kajian ini mengkaji penggunaan bahasa dalam cerita anak-anak Merapi melalui tinjauan linguistik. Berfokus pada analisis meliputi aspek fonologi, morfologi, semantik, dan pragmatik. Sumber data diambil dari teks cerita anak-anak Merapi yang menggambarkan kehidupan anak-anak di sekitar gunung Merapi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan data melalui teknik baca dan catat. Analisis data dilakukan dengan mengelompokkan unsur kebahasaan sesuai teori lingustik. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari segi fonologi, bahasa dalam cerita mudah diucapkan oleh anak-anak karena menggunakan kosakata sederhana. Pada aspek morfologi, penggunaan afiksasi dan reduplikasi sering digunakan. Sementara itu, struktur sintaksis Sebagian besar berupa kalimat tunggal dengan pola S-P-O yang sederhana. Dalam kebanyakan cerita, maknanya bersifat denotatif dan konkret. Dari perspektif pragmatik, ucapan tokoh sederhana dan mengandung pesan moral yang jelas. penelitian ini menunjukkan bahwa bahasa dalam cerita anak-anak Merapi sesuai dengan perkembangan bahasa anak dan dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran bahasa serta sastra anak di sekolah dasar.
Copyrights © 2025