Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tindakan ilokusi dan perlokusi yang digunakan oleh guru dan siswa di Institut TEFL Medan berdasarkan teori tindak tutur Austin (1962) dan Searle (1969). Fokusnya adalah untuk mengidentifikasi jenis tindakan ilokusi yang digunakan oleh guru dan menjelaskan dampak perlokusi yang dialami siswa selama sesi bimbingan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengambilan sampel bertujuan di dua kelas terpilih, menggunakan rekaman audio dan observasi kelas yang ditranskripsikan dan dianalisis secara manual. Hasil menunjukkan 151 ujaran, dengan arahan sebagai yang paling sering muncul, diikuti oleh pernyataan, komisi, dan ekspresi. Temuan menunjukkan bahwa ujaran guru menghasilkan respons perlokusi seperti kepatuhan, perhatian, dan keterlibatan. Penelitian ini menyoroti pentingnya peran guru dalam menciptakan interaksi kelas yang efektif dalam pengajaran bahasa asing dan berkontribusi pada pengembangan strategi pragmatis untuk membuat komunikasi instruksional lebih responsif terhadap kebutuhan siswa.
Copyrights © 2025