Perkembangan bisnis digital mendorong pertumbuhan toko kosmetik online di Indonesia, namun di sisi lain meningkatkan kompleksitas risiko yang dihadapi pelaku usaha. Risiko operasional, keuangan, dan reputasi menjadi tantangan utama yang dapat memengaruhi keberlangsungan usaha apabila tidak dikelola secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen risiko pada toko kosmetik online berdasarkan persepsi pelaku usaha. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 102 pelaku usaha toko kosmetik online. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dengan skala Likert lima tingkat dan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko operasional dan risiko reputasi dipersepsikan sebagai risiko dengan tingkat prioritas tertinggi, khususnya terkait ketersediaan stok, kesalahan pengemasan, gangguan sistem marketplace, keaslian dan legalitas produk, serta rating toko. Risiko keuangan berada pada tingkat menengah hingga tinggi, terutama berkaitan dengan keterlambatan pembayaran pelanggan dan tingginya biaya promosi online. Selain itu, mayoritas pelaku usaha telah menerapkan praktik manajemen risiko melalui identifikasi, mitigasi, dan evaluasi risiko secara berkala. Temuan ini menegaskan bahwa manajemen risiko berperan strategis dalam menjaga stabilitas, kepercayaan konsumen, dan keberlangsungan toko kosmetik online di tengah dinamika bisnis digital.
Copyrights © 2025