Penelitian ini menganalisis manajemen risiko pada bisnis dropshipping dengan pendekatan identifikasi, evaluasi, dan pengelolaan berdasarkan kerangka ISO 31000. Menggunakan metode kuantitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui survei online terhadap 100 dropshipper di Indonesia. Hasil penelitian mengungkap bahwa risiko kualitas merupakan ancaman paling kritis (75,93% setuju) dan paling sering terjadi (74,31% sering mengalaminya), diikuti oleh risiko keuangan, pemasok, operasional, dan reputasi. Strategi mitigasi seperti transparansi deskripsi produk dan komunikasi pelanggan yang responsif dinilai paling efektif, sementara diversifikasi supplier dan penyisihan dana darurat masih perlu optimalisasi. Disimpulkan bahwa pendekatan manajemen risiko yang sistematis dan proaktif sangat diperlukan untuk meningkatkan ketahanan bisnis dropshipping yang rentan terhadap ketergantungan eksternal.
Copyrights © 2025