Krisis moneter yang melanda Indonesia pada tahun 1997–1998 tidak hanya menimbulkan gejolak ekonomi, tetapi juga mengguncang sendi-sendi sosial, politik, dan moral bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis krisis moneter sebagai cerminan penyimpangan terhadap nilai-nilai dasar Pancasila. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan analisis deskriptif, penelitian ini mengkaji hubungan antara krisis ekonomi dengan melemahnya penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krisis tersebut tidak semata disebabkan oleh faktor eksternal global, melainkan juga akibat lemahnya tata kelola pemerintahan, korupsi, kolusi, nepotisme, serta ketimpangan sosial yang meluas. Kondisi tersebut mencerminkan pengabaian terhadap nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan keadilan sosial sebagaimana terkandung dalam Pancasila. Oleh karena itu, krisis moneter 1997–1998 dapat dipandang sebagai momentum refleksi moral bagi bangsa Indonesia untuk memperkuat kembali pelaksanaan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara demi mewujudkan sistem ekonomi yang berkeadilan dan berlandaskan moral kebangsaan.
Copyrights © 2025