JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Vol. 9 No. 3 (2025): Desember

Mitigasi Bencana Taman Nasional Bukit Duabelas Provinsi Jambi

Adnan Aulia M (Teknik Lingkungan, Universitas Sahid Jakarta)
Fadlu Rohman (Teknik Lingkungan, Universitas Sahid Jakarta)
Falihah Rukmawati Jasmine (Teknik Lingkungan, Universitas Sahid Jakarta)
Nanda Wahyu Ikawati (Teknik Lingkungan, Universitas Sahid Jakarta)
Nova Srikandi (Teknik Lingkungan, Universitas Sahid Jakarta)
Sukini Sukini (Teknik Lingkungan, Universitas Sahid Jakarta)
Zainul Muttaqien (Teknik Lingkungan, Universitas Sahid Jakarta)
Marningot Tua Natalis Situmorang (Teknik Lingkungan, Universitas Sahid Jakarta)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2025

Abstract

Taman Nasional Bukit Dua belas (TNBD) memiliki peranan penting sebagai kawasan konservasi yang tidak hanya menjaga keanekaragaman hayati, tetapi juga menjadi ruang hidup bagi komunitas Suku Anak Dalam (SAD). Namun, kawasan ini menghadapi berbagai ancaman bencana lingkungan seperti kebakaran hutan dan lahan, banjir, tanah longsor, kekeringan, serta alih fungsi lahan yang mengancam keberlanjutan ekosistem. Penelitian ini menunjukkan bahwa berbagai upaya mitigasi telah dilakukan melalui pengendalian kebakaran dengan patroli terpadu dan pembangunan sekat bakar, rehabilitasi hutan di area kritis, pengawasan tata guna lahan, serta pemberdayaan masyarakat melalui program Masyarakat Peduli Api (MPA). Partisipasi masyarakat, khususnya komunitas SAD, menjadi faktor kunci dalam menjaga keseimbangan ekosistem melalui penerapan kearifan lokal dan praktik konservasi tradisional. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor utama penyebab kerentanan bencana berasal dari aktivitas manusia, kondisi iklim, dan tekanan alih fungsi lahan. Oleh karena itu, strategi mitigasi diarahkan pada penguatan tiga aspek utama, yaitu pembangunan infrastruktur pencegahan bencana, peningkatan kapasitas masyarakat dalam sistem peringatan dini dan kesiapsiagaan, serta pengembangan ekonomi berkelanjutan melalui kegiatan seperti agroforestri dan ekowisata. Secara keseluruhan, kesuksesan mitigasi bencana di TNBD sangat bergantung pada sinergi antara pengelolaan konservasi, pemberdayaan masyarakat lokal, dan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, lembaga konservasi, serta komunitas setempat. Pendekatan yang berkelanjutan dan partisipatif menjadi kunci utama dalam membangun ketahanan ekosistem serta mewujudkan keseimbangan antara pelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan konservasi.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jptam

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues ...