Gizi pada masa usia dini (0-6 tahun) merupakan fondasi krusial bagi pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak yang berdampak pada kesehatan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan kalkulator gizi digital sebagai instrumen pemantauan status gizi anak serta mengeksplorasi pola asuh gizi di tingkat komunitas. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap anak-anak di lingkungan sekitar penulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kalkulator gizi digital sangat efektif dalam memberikan gambaran status gizi secara cepat dan akurat, yang mencakup parameter berat badan menurut umur (BB/U), tinggi badan menurut umur (TB/U), dan berat badan menurut tinggi badan (BB/TB). Temuan di lapangan mengungkapkan variasi status gizi yang beragam, di mana sebagian besar anak memiliki berat badan normal, namun masih ditemukan kasus kategori pendek (stunting) dan risiko gizi buruk. Selain itu, penelitian menyoroti peran sentral orang tua dan pendidik dalam memberikan asupan makronutrien dan mikronutrien yang seimbang serta pembiasaan pola hidup bersih. Kesimpulannya, kalkulator gizi digital dapat menjadi alat deteksi dini yang membantu orang tua memantau perkembangan anak secara mandiri, meskipun diperlukan peningkatan pemahaman mengenai variasi nutrisi dan intervensi yang lebih tepat sasaran untuk mengatasi ketidaksesuaian pertumbuhan pada skala lokal.
Copyrights © 2025