Kemajuan teknologi digital telah membawa dampak signifikan terhadap pola ekspresi keagamaan Generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Sholat Champions di Kota Bukittinggi sebagai bentuk inovasi dakwah berbasis gamifikasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam di Masjid Baitul Jalal dan Mushola Nurul Iman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini menggunakan elemen kompetisi digital (sistem poin, peringkat, dan hadiah) untuk meningkatkan partisipasi ibadah. Ekspresi keagamaan yang muncul terbagi menjadi tiga: teoritis, praktis, dan persekutuan. Program ini berhasil mentransformasi masjid menjadi ruang religius yang adaptif terhadap karakteristik Generasi Z yang digital-native.
Copyrights © 2025