Perkembangan anak usia dini merupakan dasar penting dalam pembentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Deteksi dini tumbuh kembang anak menjadi langkah strategis untuk mengidentifikasi potensi hambatan perkembangan sejak awal, sehingga intervensi dapat dilakukan tepat waktu. Namun, kesadaran dan persepsi orang tua terhadap pentingnya deteksi dini masih beragam, dipengaruhi oleh tingkat pendidikan, akses informasi, serta nilai budaya yang berkembang di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi orang tua mengenai pentingnya deteksi dini tumbuh kembang anak usia dini serta faktor-faktor yang mempengaruhi pandangan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam kepada 50 orang tua yang memiliki anak usia 0–6 tahun dari berbagai latar belakang sosial ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua memiliki pemahaman dasar tentang pentingnya deteksi dini, tetapi belum mampu menerapkan pemantauan tumbuh kembang secara konsisten. Hambatan utama yang ditemukan meliputi kurangnya informasi, minimnya dukungan dari tenaga kesehatan, serta anggapan bahwa keterlambatan perkembangan adalah hal yang wajar dan akan membaik dengan sendirinya. Temuan ini menegaskan pentingnya edukasi berkelanjutan dan peningkatan akses layanan deteksi dini bagi masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan program sosialisasi dan kebijakan yang memperkuat peran orang tua dalam mendukung tumbuh kembang optimal anak usia dini.
Copyrights © 2025