Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi risiko apa saja yang akan terjadi dengan memprediksi dampak serta strategi yang dilakukan terhadap risiko-risko tersebut di Apotek kota Tegal. Jenis penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dan data disajikan secara deskriptif mengacu sesuai standar ISO 31000:2018. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan penyebaran kuesioner yang berisi jenis-jenis risiko dengan skala 1-5 untuk disebarkan kepada 15 responden termasuk pemilik dan karyawan Apotek. Untuk meminimalisir terjadinya risiko, proses penelitian ini dikategorikan menjadi empat tahapan yaitu identifikasi, analisis risiko, evaluasi risiko, dan pengelolaan risiko dengan bantuan matriks 5x5 untuk menilai berdasarkan pada tingkat kemungkinan sering terjadinya (likelihood) dan dampak (impact) dari masing-masing risiko. Penelitian ini mengidentifikasi ada 10 risiko yang dihadapi pelaku usaha Apotek mencakup 5 kategori, yaitu risiko keuangan, operasional, sumber daya manusia, pemasaran dan produk. Metode yang digunakan menunjukkan bahwa ISO 31000:2018 menilai risiko dalam tiga level: rendah (low), sedang (medium) dan tinggi (high). Berdasarkan hasil dari analisis likelihood dan impact teridentifikasi risiko dengan kategori rendah (low) terdapat 3 nilai tingkatan, risiko dengan kategori sedang (medium) terdapat 5 nilai tingkatan, sedangkan risiko dengan kategori tinggi (high) terdapat 2 nilai tingkatan. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan manajemen risiko berbasis ISO 31000 bagi pelaku usaha Apotek yang mampu mengelola risiko secara lebih efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan agar pelaku usaha Apotek melakukan langkah-langkah untuk mengatasi risiko yang dihadapi dan mencegah risiko yang pernah terjadi sebelumnya.
Copyrights © 2025