Pendidikan bukan sekadar soal pencapaian akademik, tetapi juga menyangkut kesiapan mental siswa dalam menghadapi tekanan belajar yang semakin kompleks. Salah satu bentuk tekanan tersebut adalah stres akademik, yang bisa memberikan pengaruh langsung terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap hubungan antara stres dan prestasi akademik siswa kelas IX di SMP Negeri 20 Sijunjung. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif korelasional, dengan 40 siswa sebagai responden. Data diperoleh melalui angket mengenai stres dan dokumentasi nilai akademik, kemudian dianalisis menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara stres dan prestasi akademik dengan koefisien korelasi sebesar -0,501. Ini berarti semakin tinggi tingkat stres siswa, maka semakin rendah prestasinya. Temuan ini menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental siswa. Oleh karena itu, sekolah dan orang tua perlu menciptakan suasana belajar yang mendukung kestabilan emosi dan pengelolaan stres secara positif agar potensi akademik siswa dapat berkembang maksimal.
Copyrights © 2025