Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya internalisasi nilai toleransi dalam masyarakat majemuk, khususnya di sekolah. Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai ini. Penelitian bertujuan untuk menganalisis peran PAI dalam menginternalisasikan toleransi di SMA Teladan Pematangsiantar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam terhadap guru PAI, kepala sekolah, dan siswa, serta studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi toleransi terjadi melalui empat pendukung utama: (1) Pembelajaran PAI di kelas yang menekankan pemahaman, penghayatan, dan praktik; (2) Keteladanan guru sebagai model nyata sikap toleran; (3) Kebijakan dan budaya sekolah yang inklusif; serta (4) Pengalaman sosial siswa melalui kegiatan kolaboratif. Keempat aspek ini membentuk ekosistem pendidikan terpadu yang tidak hanya mengajarkan, tetapi juga menghidupkan nilai toleransi dalam kehidupan sehari-hari siswa.
Copyrights © 2025