Mandi wajib (mandi junub) merupakan bagian esensial dari konsep thaharah dalam Islam yang berfungsi sebagai prasyarat sahnya pelaksanaan ibadah tertentu, khususnya salat. Meskipun memiliki kedudukan yang fundamental, praktik mandi wajib di kalangan remaja masih menunjukkan berbagai problematika yang berpotensi memengaruhi kualitas ibadah dan pembentukan karakter religius. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat pemahaman, sikap, dan praktik remaja terkait mandi wajib serta menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya kesadaran syariat di kalangan remaja Desa Sambirejo Timur Dusun VIII Cempaka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan remaja, tokoh agama, serta unsur masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika mandi wajib di kalangan remaja disebabkan oleh kurangnya pemahaman terhadap fiqih thaharah, minimnya pembinaan keagamaan yang sistematis, lemahnya peran keluarga dalam pendidikan syariat, serta pengaruh lingkungan sosial dan pergaulan. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya kesadaran remaja dalam menjaga kesucian diri sebagai prasyarat ibadah yang sah. Penelitian ini menegaskan urgensi penguatan pendidikan syariat secara integratif melalui peran keluarga, lembaga pendidikan, dan masyarakat guna membentuk generasi remaja yang sadar syariat.
Copyrights © 2025