Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Beban Pemeliharaan dan Perbaikan Pesawat terhadap Laba Bersih (Kotor) pada PT AirAsia Indonesia Tbk dengan menggunakan metode regresi linear sederhana. Variabel independen berupa beban pemeliharaan dan perbaikan diuji untuk mengetahui sejauh mana pengeluaran operasional terkait perawatan pesawat berkontribusi terhadap perubahan profitabilitas perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien regresi sebesar 0,104077 tidak signifikan secara statistik, ditandai oleh nilai p-value 0,556 serta Significance F sebesar 0,556 yang berada di atas ambang signifikansi 0,05. Temuan ini mengindikasikan bahwa beban pemeliharaan dan perbaikan pesawat tidak memiliki pengaruh yang berarti terhadap laba bersih (kotor) selama periode observasi. Nilai koefisien determinasi (R² = 0,012) menunjukkan bahwa hanya 1,2% variasi laba bersih dapat dijelaskan oleh variabel tersebut, sedangkan 98,76% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti pendapatan operasional, harga bahan bakar avtur, tingkat okupansi penumpang, efisiensi rute, serta dinamika industri penerbangan yang sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal.
Copyrights © 2025