Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban lisensi spektrum terhadap kinerja keuangan PT XL Smart Tbk dengan menggunakan metode regresi linear sederhana berdasarkan data observasi sebanyak 30 periode. Variabel independen berupa beban lisensi spektrum diuji untuk menilai sejauh mana perubahan beban tersebut memengaruhi variabel kinerja keuangan perusahaan. Hasil estimasi menunjukkan bahwa koefisien regresi sebesar –2,08 × 10⁻⁸ dengan nilai p-value 0,0189, yang menegaskan bahwa beban lisensi spektrum berpengaruh negatif dan signifikan secara statistik pada tingkat signifikansi 5 persen. Artinya, peningkatan beban lisensi spektrum cenderung menurunkan kinerja keuangan PT XL Smart Tbk. Kekuatan model diperkuat oleh hasil uji ANOVA yang menghasilkan Significance F sebesar 0,0189, sehingga model regresi dinilai signifikan dalam menjelaskan hubungan antar variabel. Nilai koefisien determinasi (R Square = 0,184) menunjukkan bahwa 18,4% variasi kinerja keuangan dapat dijelaskan oleh beban lisensi spektrum, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti efisiensi operasional, struktur biaya jaringan, dinamika pasar telekomunikasi, serta kondisi makroekonomi. Secara teoritis, temuan ini konsisten dengan perspektif cost burden effect dan signaling theory, dimana peningkatan beban lisensi spektrum dapat meningkatkan tekanan biaya dan menurunkan fleksibilitas keuangan, sehingga menurunkan persepsi investor maupun pemangku kepentingan terhadap kualitas kinerja perusahaan. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa pengelolaan beban lisensi spektrum merupakan aspek strategis dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan kinerja keuangan PT XL Smart Tbk.
Copyrights © 2025