Keaktifan belajar siswa merupakan salah satu indikator penting dalam mewujudkan proses pembelajaran yang efektif di sekolah dasar. Rendahnya keaktifan belajar siswa seringkali disebabkan oleh penggunaan media pembelajaran yang kurang beragam sehingga belum mampu melibatkan siswa secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas bahan ajar berbasis gambar dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas lima sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian dan Pengembangan (R&D) yang mengacu pada model pengembangan Borg dan Gall. Prosedur penelitian meliputi tahapan pengumpulan informasi awal, perencanaan, pengembangan produk awal, validasi ahli, pengujian lapangan, dan revisi produk. Instrumen pengumpulan data terdiri dari lembar validasi ahli dan kuesioner keaktifan belajar siswa. Data dianalisis menggunakan analisis kuantitatif deskriptif untuk menentukan tingkat kelayakan produk dan perubahan keaktifan belajar siswa setelah penggunaan bahan ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar berbasis gambar yang dikembangkan termasuk dalam kategori layak dan mampu meningkatkan keaktifan belajar siswa dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, bahan ajar berbasis gambar dapat digunakan sebagai media alternatif cetak yang efektif untuk mendukung pembelajaran di sekolah dasar.
Copyrights © 2026