Kreativitas merupakan kompetensi penting yang harus dikembangkan sejak dini untuk mendukung kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan inovasi peserta didik. Pendidikan dasar memiliki peran strategis dalam membentuk fondasi kreativitas anak karena masa kanak-kanak merupakan periode emas bagi perkembangan kognitif, emosional, dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya pengembangan kreativitas peserta didik di sekolah dasar melalui metode pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, dan peran guru. Metode penelitian yang digunakan adalah literatur review, dengan pengumpulan data melalui jurnal ilmiah, buku, artikel, dan publikasi resmi dari lembaga pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kreativitas dapat dilakukan melalui penerapan metode pembelajaran inovatif, kegiatan ekstrakurikuler yang beragam, serta dukungan guru dalam memberikan ruang bagi siswa untuk mengekspresikan ide dan gagasan. Dampak pengembangan kreativitas meliputi peningkatan rasa ingin tahu, kepercayaan diri, keberanian mengungkapkan pendapat, ketekunan, dan imajinasi tinggi pada peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan kreativitas memerlukan perencanaan yang matang, inovasi guru, serta dukungan sarana-prasarana yang memadai agar siswa mampu mengembangkan potensi secara optimal.
Copyrights © 2026