Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah mengubah secara mendalam struktur pasar kerja di seluruh dunia. Artikel ini membahas bagaimana AI berkontribusi dalam merombak dinamika pasar tenaga kerja, mencakup otomatisasi pekerjaan, penciptaan lapangan baru, dan perubahan dalam keterampilan yang diperlukan. Dengan memanfaatkan informasi dari laporan OECD, World Economic Forum, dan analisis industri, studi ini menunjukkan bahwa AI tidak hanya menggantikan tugas-tugas rutin, tetapi juga mendorong terjadinya inovasi dan peningkatan efisiensi. Meskipun demikian, tantangan seperti kurangnya keterampilan dan pengangguran struktural harus diatasi melalui pendidikan serta kebijakan yang tepat. Kesimpulannya menggarisbawahi pentingnya penyesuaian untuk memanfaatkan potensi AI dalam menciptakan pasar kerja yang lebih terbuka bagi semua.
Copyrights © 2026