Minimarket Alfamart dan Indomaret memiliki aktivitas operasional yang kompleks dan berpotensi menimbulkan berbagai risiko operasional. Risiko tersebut meliputi selisih stok, kesalahan kasir, barang kadaluwarsa, gangguan sistem, serta komplain pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan manajemen risiko operasional pada minimarket Alfamart dan Indomaret di Kota Tegal berdasarkan aspek identifikasi risiko, pengukuran risiko, dan pengelolaan risiko. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner skala Likert yang disebarkan kepada karyawan minimarket. Data dianalisis menggunakan teknik persentase untuk menggambarkan tingkat penerapan manajemen risiko operasional. Penelitian ini melibatkan 21 responden karyawan minimarket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan manajemen risiko operasional berada pada kategori tinggi, khususnya pada aspek identifikasi risiko. Namun, pada aspek pengukuran dan pengelolaan risiko masih diperlukan peningkatan agar lebih konsisten dan terstruktur.
Copyrights © 2026