Memahami teks bacaan adalah kemampuan dasar yang harus dikuasai siswa sekolah dasar untuk belajar di berbagai pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab siswa kelas IV mengalami kesulitan dalam memahami teks bacaan di SDN 14 Badat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah guru wali kelas IV, 12 siswa kelas IV, dan orang tua siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi terstruktur, wawancara mendalam, tes pemahaman bacaan, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal yang paling dominan mempengaruhi kesulitan pemahaman teks bacaan adalah kemampuan literasi dasar yang rendah (83%), motivasi membaca yang kurang (75%), dan keterbatasan kosakata (67%). Faktor eksternal meliputi minimnya bahan bacaan yang sesuai (58%), kurangnya dukungan orang tua (67%), dan metode pembelajaran yang kurang variatif (50%). Siswa mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi ide pokok, membuat inferensi, dan menginterpretasi makna implisit teks bacaan. Penelitian ini merekomendasikan penerapan strategi pembelajaran pemahaman bacaan yang terstruktur, peningkatan kolaborasi guru-orang tua, dan penyediaan bahan bacaan yang berjenjang sesuai kemampuan siswa.
Copyrights © 2026