Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rasionalitas masyarakat Desa Sukorame Kota Kediri dalam memilih Warung Madura sebagai tempat berbelanja. Permasalahan penelitian berangkat dari fenomena bertahannya Warung Madura di tengah maraknya ritel modern, yang menimbulkan pertanyaan mengenai dasar rasional di balik pilihan konsumsi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan orientasi verstehen sebagaimana dikemukakan Max Weber. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi lapangan, dengan analisis data menggunakan pendekatan grounded research melalui tahapan open coding, axial coding, dan selective coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasionalitas masyarakat tidak hanya bersifat instrumental, tetapi juga mencakup rasionalitas nilai, tradisional, dan afektif. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa keputusan masyarakat berbelanja di Warung Madura merupakan tindakan sosial yang dipengaruhi oleh pertimbangan ekonomi sekaligus nilai-nilai sosial dan budaya lokal.
Copyrights © 2026