Siklus menstruasi yang tidak teratur disebabkan berbagai faktor salah satunya aktivitas fisik. Aktivitas fisik yang dilakukan berlebihan dapat mempengaruhi siklus menstruasi seperti tidak mengalami menstruasi sedikitnya darah keluar saat menstruasi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan aktivitas fisik dengan siklus menstruasi pada remaja di SMAN 5 Model palu. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional study, populasi dalam penelitian ini Adalah siswi SMAN 5 Model Palu berjumlah 331 siswi dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Stratifed Proportion Random Sampling. Hasil penelitian dari 77 responden menunjukan bahwa aktifitas fisik terbanyak yaitu aktifitas fisik sedang (36,4%), dan siklus menstruasi terbanyak yaitu siklus menstruasi tidak normal (54,4%). Hasil uji chi-square didapatkan bahwa terdapat hubungan antara aktifitas fisik sedang dengan siklus menstruasi pada remaja di SMAN 5 Model Palu.
Copyrights © 2026