Anak berkebutuhan khusus dengan hambatan kognitif kategori ringan kerap menemui kendala dalam menguasai kompetensi kognitif fundamental, termasuk di antaranya adalah kapasitas mengenal warna yang memiliki peran krusial untuk aktivitas keseharian dan kesiapan dalam proses pembelajaran. Riset ini dirancang dengan tujuan mengoptimalkan kompetensi pengenalan warna primer melalui implementasi media digital berbentuk flashcard. Riset ini menerapkan desain Penelitian Tindakan Kelas yang diimplementasikan melalui dua putaran siklus dengan melibatkan empat partisipan siswa yang mengalami hambatan intelektual ringan pada tingkat kelas III di institusi pendidikan khusus. Masing-masing putaran siklus mencakup fase persiapan, implementasi tindakan, pengamatan, serta evaluasi reflektif. Pengumpulan informasi dilakukan menggunakan instrumen observasi dan rubrik penilaian kinerja, selanjutnya dianalisis secara deskriptif melalui perhitungan persentase. Temuan riset mengindikasikan adanya peningkatan kompetensi identifikasi warna pada peserta didik. Pada putaran pertama, kapasitas siswa mengalami peningkatan namun belum memenuhi standar ketercapaian target pembelajaran. Setelah dilakukan penyempurnaan pada putaran kedua, keseluruhan siswa berhasil memenuhi kriteria keberhasilan.
Copyrights © 2026