JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Vol. 10 No. 1 (2026)

Campur Kode Bahasa Indonesia–Inggris dalam Media Sosial: Antara Gengsi Sosial dan Krisis Identitas Bahasa

Chintia Alifia Pratiwi (Ekonomi Islam, Universitas Islam Negeri Sumatra Utara)
Rafa Inaya (Ekonomi Islam, Universitas Islam Negeri Sumatra Utara)
Niswatun Hasanah (Ekonomi Islam, Universitas Islam Negeri Sumatra Utara)
Parulian Sibuea (Ekonomi Islam, Universitas Islam Negeri Sumatra Utara)



Article Info

Publish Date
22 Jan 2026

Abstract

Perpaduan unsur bahasa Indonesia dan Inggris dalam komunikasi di media sosial semakin marak, terutama di kalangan generasi muda. Fenomena ini sering kali dianggap sebagai wujud gengsi sosial atau gaya berbahasa modern, sekaligus menimbulkan kekhawatiran akan krisis identitas bahasa nasional. Artikel ini menyajikan kajian pustaka terhadap studi-studi terdahulu mengenai campur kode Indonesia–Inggris di media sosial, mengupas motif sosial dan konsekuensinya. Hasil telaah menunjukkan bahwa penggunaan campur kode banyak didorong oleh faktor sosial seperti ekspresi identitas kelompok dan faktor kemudahan atau kebutuhan leksikal, selain dipengaruhi oleh persepsi bahasa asing yang bernuansa prestise. Di sisi lain, dominasi campur kode berpotensi melemahkan rasa bangga berbahasa Indonesia dan mengikis fungsi Bahasa Indonesia sebagai identitas nasional.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jptam

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues ...