Research ini dilakukan mengingat adanya peningkatan jumlah nasabah yang bukan Muslim di Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Sibolga, yang kini mencapai 45% dari keseluruhan nasabah. Ini menjadi fokus penelitian yang menarik karena banyak orang beranggapan bahwa perbankan syariah hanya untuk umat Muslim. Meski demikian, sejumlah nasabah non-Muslim menyampaikan keluhan, seperti kurangnya mesin ATM, masalah saat melakukan transaksi, dan pemahaman yang minim tentang aplikasi Byond by BSI. Maka dari itu, tujuan studi ini adalah untuk mengkaji tingkat kepuasan nasabah non-Muslim terhadap layanan yang ada di BSI Cabang Sibolga. Untuk menyusun studi ini, metode yang dipakai adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan 60 nasabah non-Muslim sebagai responden. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan model kedua peneliti Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Analisis dilakukan berdasarkan lima aspek dari kualitas layanan (SERVQUAL), yaitu bukti fisik, keandalan, tanggapan, jaminan, dan empati. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas responden merasakan kepuasan terhadap layanan yang disediakan oleh BSI Cabang Sibolga. Rincian menunjukkan bahwa 23 responden sangat puas, 17 puas, 10 kurang puas, dan 10 sangat tidak puas. Faktor-faktor yang paling membuat puas adalah sikap ramah dan profesionalisme staf serta penerapan nilai-nilai syariah dalam layanan. Di sisi lain, masih ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan, seperti ketersediaan mesin ATM, perbaikan pada sistem digital, dan pendidikan mengenai produk syariah. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa secara keseluruhan, layanan di BSI Cabang Sibolga adalah baik dan memuaskan bagi nasabah non-Muslim. Diharapkan bank ini terus meningkatkan kualitas layanan melalui survei kepuasan secara rutin dan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang prinsip-prinsip perbankan syariah.
Copyrights © 2026