Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis Problem Based Learning (PBL) berupa modul ajar, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), dan media pembelajaran berbasis Smart TV yang layak, praktis, dan efektif untuk meningkatkan aktivitas serta hasil belajar siswa Sekolah Dasar pada materi Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB). Metode penelitian menggunakan Research and Development (R&D) dengan tahapan: analisis kebutuhan, perancangan produk, validasi ahli, uji coba terbatas, revisi, dan uji coba luas. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa modul, LKPD, dan media Smart TV termasuk kategori sangat valid, dengan skor total materi 92,5%, media 92,5%, dan bahasa 90%. Implementasi di kelas menunjukkan bahwa penggunaan media interaktif Smart TV meningkatkan keterlibatan, motivasi, dan aktivitas belajar siswa. Analisis nilai siswa sebelum dan sesudah penggunaan media menunjukkan peningkatan rata-rata dari 72,4 menjadi 83,4, yang menegaskan efektivitas media dalam membantu pemahaman konsep KPK dan FPB. Penerapan modul, LKPD, dan media Smart TV berbasis PBL membuat pembelajaran lebih interaktif, kontekstual, dan bermakna, mempermudah guru dalam membimbing proses pemecahan masalah, serta membantu siswa membangun kemampuan berpikir kritis dan menerapkan konsep matematika pada situasi nyata. Revisi minor disarankan pada variasi soal, bahasa, dan desain media agar lebih relevan, menarik, dan mudah dipahami. Produk yang dikembangkan diharapkan menjadi solusi pembelajaran efektif untuk meningkatkan hasil belajar dan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa SD.
Copyrights © 2026