Pembelajaran matematika sering kali di angggap sulit oleh banyak siswa maka dengan menggunakan metode dan media pembelajaran yang tepat maka akan menjadi menyenangkan maka dari itu Penelitian ini mengevaluasi efektivitas penggunaan media manipulatif (benda konkret seperti biji-bijian dan stik es krim) sebagai bagian dari proses evaluasi formatif di kelas II SD. Masalah utama yang ditemukan adalah rendahnya pemahaman siswa jika evaluasi hanya dilakukan melalui soal cerita tertulis. Melalui metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), hasil menunjukkan peningkatan ketuntasan belajar dari 40% pada pra-siklus menjadi 85% pada siklus II. Penelitian menyimpulkan bahwa evaluasi yang melibatkan aktivitas fisik dan benda nyata membantu siswa SD menjembatani pemahaman abstrak ke konkret.
Copyrights © 2026