Bullying verbal merupakan bentuk perundungan yang sering terjadi di lingkungan sekolah dan kerap dianggap sebagai candaan, sehingga sulit disadari oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan edukasi anti-bullying verbal, nilai-nilai yang ditekankan dalam kegiatan sosialisasi, perubahan pemahaman dan sikap siswa terhadap candaan berlebihan, serta faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan edukasi di SMP Al-Ulum Islamic School Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi pustaka. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis data interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi anti-bullying verbal mampu meningkatkan pemahaman siswa mengenai batasan bercanda, menumbuhkan empati, dan mendorong sikap komunikasi yang lebih sehat. Namun demikian, normalisasi ejekan dan pengaruh teman sebaya masih menjadi hambatan dalam pencegahan bullying verbal.
Copyrights © 2026