Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemandirian anak tunagrahita yang dibentuk melalui keterlibatan orang tua terutama ibu. Partisipan dari penelitian ini terdiri dari 3 (tiga) ibu yaitu ibu M, ibu A dan ibu N dari anak tunagrahita di SLB N Kaliwungu Kudus. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara melakukan pengumpulan data, melakukan transkripsi dan melakukan perbandingan untuk menemukan persamaan fenomena dari ketiga partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga partisipan saling mengajarkan, membimbing serta mengarahkan anak tunagrahita dalam membentuk kemandirian seperti mengekspresikan dan mengendalikan emosi, melakukan pekerjaan rumah hingga aktivitas perawatan diri sendiri dan menentukan prioritas.
Copyrights © 2026