Perkembangan digital marketing mendorong meningkatnya peran affiliator dalam mempromosikan produk, sehingga kemampuan mereka dalam mengelola risiko menjadi hal yang penting untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat manajemen risiko pada affiliator dalam digital marketing. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang mencakup 36 aspek risiko. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa affiliator memiliki kesadaran risiko yang tinggi dan mampu mengelola risiko operasional, informasi, dan teknis secara efektif. Aspek dengan nilai tertinggi adalah selektivitas dalam memilih brand, sedangkan aspek terendah terkait pembaruan informasi produk dan perubahan kebijakan platform. Secara umum, affiliator telah menjalankan manajemen risiko dengan baik, meskipun peningkatan adaptasi terhadap dinamika digital masih diperlukan.
Copyrights © 2026